Tentang Menikah, Mengapa Tidak Aku Segerakan.
Sumber Foto : https://www.pexels.com/photo/man-in-black-long-sleeved-shirt-and-woman-in-black-dress-888899/ Di usia yang hampir menginjak kepala tiga ini, banyak sekali todongan pertanyaan tentang diriku yang tak menikah, terlebih di kalangan kerja yang hampir semuanya sudah berkeluarga. Sebenarnya tidak terganggu dengan pertanyaan-pertanyaan itu; nyatanya diri ini masih nyaman dengan kesendirian. Sering kali kala pertanyaan itu disodorkan, kubalas dengan candaan tentang ekspresi seksualku yang terdengar cair. Senang rasanya melihat mereka heboh dengan respons konyol. Aku memang tidak terlalu memusingkan soal seksualitas. Bagiku, soal mencinta tak perlu membatasi gender. Tapi jika menyangkut pernikahan, aku setuju pernikahan adalah penyatuan dua gender, laki-laki dan perempuan, sebagaimana alam seimbang dengan keberadaan keduanya. Aku adalah pria yang immature , pertumbuhan sosialku terlambat, tidak seperti pria-pria lain yang sudah memulai kehidupan mandirinya di awal usia 20...