Ingin Mengenal Mu Lebih Dekat.

Aku memang bukan anak yang dekat dengan mu, bahkan terkesan acuh. Ibu lebih dekat dengan ku. ya aku tau ini salah, aku tahu semua kehendakmu adalah keinginan terbaik.

Ayah, kenapa enkau terkesan kasar dan galak, aku tak ingin mengenang jasa mu seperti ini. atau aku yang salah memaknai kasih sayang mu.

Bukannya ku takpernah mau menuruti apa yang kau perintah, tapi hanya menurut tak membuatku mengerti siapa dan apa dirimu.

Kau kasar, kau galak, ingin menang sendiri, begitulah yang aku tahu, kau bandingkan aku dengan anak saudara mu, yah apakah aku harus menjadi orang lain agar aku bisa lebih tahu siapa dirimu.



Ayah aku tak bermaksud meremehakn seluruh keringat yang kau peras untukku, semua harapan besar yang kau tanam dalam hatiku. tapi, cara mu melakukannya membuatku takut dan semakin menjauhimu.
Apalagi bertahun tahun aku terpisah oleh kota dan waktu, kau titipkan aku disebuah pesantren, mungkin harapmu seperti orang tua yang lain agar jadi anak yang lebih baik dan berguna, tapi waktu dan jarak yang jauh semakin membuatku jarak kita renggang. Aku tahu persis keringat yang tercurah tak sebanding dengan apa yang aku lakukan. Tapi, di pesantren itulah muncul bermacam kecurigaan, suudhon yang berlebihan. Aku merasa terbuang, bukan tersayang seperti yang kau tujukan. Maafkan.

Jujur aku sempat membencimu, bahkan rasa itu sampai kini masih tertinggal. perih dan pahit, aku sudah muak menelan utuh pil pahit ini. Ayah, kita memang inginkan yang terbaik dalam hidup, tapi tak ada cara yang baik bila dipaksakan, mungkin bisa berhasil seperti anak saudara mu, tapi aku, aku sangat sulit menerima itu.

Terakhir aku masih ingat ucapan sedih mu tentang aku.
"dikasih tahu, dibilang marah marah, didiemin semaki parah, trus bapak musti gimana to le". Maaf yah, aku hanya ingin ayah memahami aku sebagai anak bukan object dari kehendak ambisius mu.

Ayah, kini kita terpisah jauh, meski aku tak dekat tapi kadang aku punya rasa rindu, ridu yang dalam untuk dapat kesempatan mengenalmu lebih dekat.

Comments

Popular posts from this blog

CUMIVIEW : Alasan Kenapa Ratna Ajeng “WANOJA” Layak Diperjuangkan.

Tentang Menikah, Mengapa Tidak Aku Segerakan.

Quarted : Secret Admirer Part 2